Nama lengkapku adalah Vandy Rahmat Pradiktya. Aku lahir tanggal 3 Desember 1993 di Surabaya. Sekarang, aku tinggal di Kota Malang untuk melanjutkan sekolah di SMAN 3 Malang. Selain sekolah, aku juga bekerja sampingan sebagai blogger dan distributor pulsa di My Pulsa 2 Online. Read more..
Fluppy Fluppy MelungkerFluppy BaringWhitney

Mumpung Gratis

Kemaren aku habis nonton jejak petualang. Ceritanya pokoknya sang presenter sedang berpetualang ke daerah papua sono. Nah disana itu, presenternya gak berpetualang ke alam, melainkan ke liling kota :ketawa: . Nah, disana ia didampingi kayak translator yang juga orang sana. Nah yang menarik bukan petualangannya, tepi yang menarik adalah sikap orang2 sananya…

Gini ceritanya, waktu itu sang presenter sedang berpetualang ke pasar dan melihat-lihat para pedagang disana. Yang pertama dihampiri adalah pedagang babi. Pertamanya aku ya gak ada pikiran-pikiran negatif, tapi ternyata, kelakuan orang sana bejat2…

Ternyata orang asing yang pengen liat dan mengambil barang dagangan harus membayar kepada si pedagang. Gak tanggung2… kemaren sang pedagang babi langsung mintain 50 ribu :wow: . Demikian juga dengan pedagang - pedagang yang lain. Bahkan kemaren, si presenter nanyain orang yang jarinya buntung dan ternyata!!! wawancara tersebut berharga 50 ribu alias habis wawancara disuruh bayar 50 ribu !!!

Busyet bener orang sana… malakin turis tuh… padahal kan udah enak masuk tipi, e malah minta bayaran :( banyak pula!. Memang orang2 matre + kedonyan tuh :evil: . Nah setelah melihat acara tersebut, aku baru sadar bahwa hidup di jawa itu enak, walaupun ada perampok, mereka sembunyi2 malakinnya + kalo ada polisi mereka kabur. Gak kayak di papua sana, malakin terang-terangan :lol: . Disini liat barang-barang gratis gak kayak disana.

Ada satu kesimpulan yang bisa kita tarik dari kisah tersebut : Bernafaslah sebelum bernafas itu membayar :lol: *gak nyambung*


10 Responses to “Mumpung Gratis”

  • iya nih..aku jg ngeliat itu di acara jejak petualang..pas mau ngambil gambar aja…disuruh mbayar..BUSYET…gocap (50.000)

    [Reply]

  • Wah, klo lihat-lihat aja musti bayar, mendingan klo pergi kepasar pake penutup mata atau gak usah ke pasar sekalian. Pilih delivery order aja…

    [Reply]

  • aq juga pernah liat film kaya gitu…. dech tapi udah bebulan2 yang lalu…. kt may mother barang2 dsana mahal jadi apa2 duitttttttzzzzzzz………… kaya lagunya Alam yh…. duit…… :ketawa:

    [Reply]

  • Aku juga liat tayangan ini beberapa hari yang lalu. Malahan, sebenernya orang2 Papua ini di ajarin ama bule2 yang pernah tinggal di desa mereka untuk melakukan penelitian. Bule2 itu menyuruh kepada penduduk desa supaya meminta uang jika ada orang yang minta Foto bersama. Hal ini udah pernah di tayangin di Jejak Petualang juga klo ga salah, cuman 1 tahun yang lalu. Aku masih inget kok :D Bahkan presenternya aja sampe kecewa liat orang2 sana, gara2 di ajarin ama bule ga bener, sikap polos mereka jadi ilang dan berubah materialistis :( Kaco deh

    [Reply]

  • liat aja mbayar..apalagi megang. amburadul dunia ini.

    [Reply]

  • iya betul..hidup di jawa emang enak..

    [Reply]

  • Kalau mau beli kan harus megang dulu paling gak dilihat dulu,jd nnti harganya nambah 50rb y??

    [Reply]

  • makanya… disana turis dah pada gak mau dateng…. mending dijogja….

    [Reply]

  • wah parah amat ya.. kirain orang sana baik2..

    [Reply]

  • Mindset-nya udah berubah sih. Mungkin sodara2 kita yg di Papua sana menganggap yang datang ke tempat mereka orang berada dan selalu banyak duit, jadi tiap ada apa-apa mereka minta duit deh ke turis. Sayang banget ya? Padahal saya yakin aslinya mereka itu gak kaya itu. Mungkin bener kata Bro Ardian itu.

    [Reply]

Spam Protection

Copyright © 2008 - Vandy165.com
Theme by nEUtrOniCs and Powered by Wordpress 2.5.1.
Header by Vinzhe.